Cara dan Biaya Menutup Rekening Tabungan Terbaru di Berbagai Bank

Ada banyak alasan mengapa seseorang ingin menutup rekening tabungan, mulai dari biaya administrasi bulanan yang dirasa berat, ingin pindah ke bank lain, hingga menyederhanakan jumlah aset keuangan.

Namun, menutup rekening tidak sesederhana membiarkan saldo menjadi nol. Jika salah langkah, kamu mungkin akan dikenakan biaya tambahan atau mendapati rekeningmu masuk status dormant (pasif). Simak panduan lengkap syarat, prosedur, dan biaya tutup rekening bank berikut ini.

Bingung cari tabungan terbaik? Cermati solusinya!

Bandingkan Tabungan Terbaik Sekarang!  

Syarat Dokumen Penutupan Rekening

loader

Sebelum pergi ke bank, pastikan kamu membawa persyaratan lengkap agar prosesnya lancar:

  • Identitas Diri (e-KTP): Wajib yang asli dan masih berlaku.
  • Kartu ATM/Debit: Akan dihancurkan oleh petugas setelah penutupan.
  • Buku Tabungan: Untuk pencocokan data dan pencetakan transaksi terakhir (print out).
  • Biaya Penutupan: Pastikan ada sisa saldo yang cukup di rekening untuk dipotong biaya administrasi penutupan.

Daftar Biaya Penutupan Rekening Bank di Indonesia

Berikut adalah estimasi biaya penutupan rekening di beberapa bank populer di Indonesia:

Nama Bank Biaya Penutupan Rekening
BCA Rp1.000 – Rp50.000
Mandiri Rp50.000
BNI Rp5.000 – Rp50.000
BRI Rp25.000 – Rp50.000
UOB Indonesia Rp0 – Rp100.000
Bank Mega Rp0 – Rp100.000

Baca juga: Syarat dan Cara Mengurus Buku Tabungan yang Hilang

Prosedur Menutup Rekening di Kantor Cabang (Offline)

loader

Menutup rekening secara langsung di kantor cabang adalah metode paling aman untuk memastikan seluruh kewajiban tuntas dan sisa saldo diterima dengan tepat. Berikut adalah langkah-langkah prosedural yang umumnya berlaku di perbankan Indonesia:

  1. Mendatangi Kantor Cabang Terdekat

    Kamu tidak harus datang ke cabang tempat pembukaan rekening awal. Cukup kunjungi kantor cabang pembantu atau kantor kas terdekat dengan membawa dokumen persyaratan lengkap seperti e-KTP asli, kartu ATM, dan buku tabungan. Lalu, sampaikan kepada petugas tujuan untuk menutup rekening.

  2. Proses Verifikasi dan Identifikasi

    Petugas akan meminta dokumen identitas dan melakukan verifikasi data nasabah. Petugas juga biasanya akan menanyakan alasan penutupan rekening sebagai bagian dari prosedur evaluasi layanan bank.

  3. Pengisian Formulir Penutupan Rekening

    Kamu akan diminta mengisi dan menandatangani formulir permohonan penutupan rekening. Pada beberapa bank, jika sisa saldo cukup besar, kamu mungkin diminta membubuhkan tanda tangan di atas meterai sesuai ketentuan yang berlaku.

  4. Penyelesaian Sisa Saldo dan Biaya Administrasi

    Sisa saldo yang ada di dalam rekening akan dikurangi dengan biaya penutupan rekening. Sisa dana bersih dapat kamu terima secara tunai melalui teller atau ditransfer ke rekening bank lain milikmu.

  5. Penonaktifan dan Penghancuran Kartu

    Sebagai langkah terakhir, petugas akan melakukan penonaktifan akses digital (mobile banking) dan menghancurkan fisik kartu ATM serta buku tabungan (digunting pada bagian chip atau pita magnetik) di depan nasabah.

Prosedur Menutup Rekening Secara Online

loader

Bagi nasabah yang menggunakan layanan bank digital atau bank konvensional dengan fitur full-digital, penutupan rekening kini bisa dilakukan tanpa harus datang ke kantor cabang. Secara umum, berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Membuka Aplikasi Mobile Banking

    Pastikan kamu sudah menggunakan versi aplikasi terbaru. Login menggunakan akun kamu dan pastikan koneksi internet stabil selama proses berlangsung.

  2. Mencari Fitur Penutupan Akun

    Masuk ke menu "Pengaturan", "Profil", atau "Layanan Nasabah". Beberapa bank menyediakan fitur khusus bertajuk "Tutup Rekening" atau "Close Account" yang bisa diakses langsung secara mandiri di dalam aplikasi.

  3. Menghubungi Live Chat atau Call Center

    Jika fitur penutupan mandiri tidak tersedia di menu utama, kamu bisa masuk ke fitur Live Chat di dalam aplikasi atau menghubungi nomor Call Center resmi bank tersebut. Sampaikan permohonan penutupan rekening kepada petugas layanan nasabah (Customer Service).

  4. Mengikuti Instruksi dan Verifikasi Data

    Ikuti instruksi yang diberikan oleh sistem atau petugas. Kamu akan menjalani proses verifikasi identitas, seperti memasukkan kode OTP, menjawab beberapa pertanyaan keamanan, atau melakukan pemindaian wajah (liveness test) untuk memastikan validitas permohonan.

  5. Rekening Berhasil Ditutup

    Setelah seluruh tahapan verifikasi selesai dan sisa saldo (jika ada) telah dipindahkan atau dipotong biaya administrasi, sistem akan memberikan konfirmasi. Kamu akan menerima notifikasi atau email resmi yang menyatakan bahwa rekening telah berhasil ditutup secara permanen.

Baca juga: Cara Menutup Kartu Kredit yang Benar dan Aman agar Tidak Ditagih Lagi

Nasabah Menutup Rekening, PR bank yang Paling Utama

Berkurangnya nasabah yang ditandai dengan penutupan rekening merupakan pekerjaan rumah bagi bank yang bersangkutan. Perbankan harus berperan lebih aktif melalui kantor cabangnya untuk meningkatkan minat nasabah dalam menabung.

Salah satu strategi yang ditempuh untuk meningkatkan aktivitas transaksi dan minat terhadap sistem perbankan digital adalah melalui layanan online untuk mendongkrak minat nasabah untuk tetap mempertahankan rekeningnya.

Bagi nasabah sendiri, sebelum memutuskan untuk menutup rekening, sebaiknya pastikan lagi bahwa kamu memang sudah tidak membutuhkan rekening itu lagi.